Sekilas hariku bersama mawar
Aku melihatmu pagi itu Berseri , ceria layaknya perawan muda Kudekati, kagumku dalam hati “Tuhan, terimaksih ciptakan hal seindah ini” Matahari yang melihat ikut tertawa Sedihku pergilah... tak ada alasan aku bersedih pagi ini Kecantikan ciptaan Tuhan membiusku kedalam kebahagiaan Kugapai elok parasmu, berandai-andai kelak bisa seindah rupamu Mawar merah muda, mawar kuning dan mawar merah Pagi itu memang begitu membosankan, saya datang ke kampus untuk suatu mata kuliah yang kurang begitu saya suka, belum lagi pagi itu saya terlambat datang sehingga membuat semakin malas masuk ke kelas. Seperti biasa sepanjang mata kuliah satu itu saya tidak begitu konsen terhadap apa yang disampaikan dosen, saya habiskan waktu dengan mencoret-coret kertas serta berkhayal apapun yang saya bisa khayalkan. Rasanya tidak ada semangat pagi ini, cuaca di luar cukup cerah dengan matahari yang menyembul malu-malu diantara bilik pepohonan, membuat bias y...