Posts

Showing posts with the label my story

masih behind the scene

Image
Oh my god ! Aku dan tance hanya punya waktu 5 jam ke Bandara Juanda Surabaya sebelum kami benar-benar akan ditinggal oleh pesawat kami ke lombok. Dan saat itu kami masih berada di malang karena urusan duit yang tak kunjung cair, sampai-sampai aku merasa harus memelototi pak andri yang entah sengaja atau tidak seperti memperlambat kami menerima uang, untung malam sebelumnya aku sama tance sudah packing semua keperluan kami jadi setelah dapet duit langsung cuss ke surabaya. Nah si bapak pemegang kunci kemakmuran (baca : duit) ini seakan-akan memperlambat kami dalam menerima duit itu, padahal semua tanda-tangan sudah komplit, eh disuruh nunggu sehabis jam istirahat padahal saat itu masih jam sebelas yang notabene masih lama dari jam istirahat yakni jam 12. Aku ngotot bahwa akan secepatnya berangkat karena mengejar pesawat, dan dengan entengnya si bapak itu bilang “iya mba nunggu dulu ya , nanti habis istirahat kembali lagi” KAMPRET ! Oke aku ngalah. Sehabis terima duit aku sama t...

sekilas nyindir tapi sumpah enggak !

Image
awal-awal menjadi maba dahulu, seseorang pernah menasehatiku  "hati-hati, dalam dunia kampus teman dekat bisa menjadi musuh dekatmu dek" http://jasharawan.com/wfof/drew.jpg                              aku tersenyum kala itu, mbak ini ngomong apasih. pikirku kalo teman ya teman, musuh ya musuh. mereka sesuatu hal yang berbeda. jauh. dan sombongku saat itu "aku tau cara berteman yang baik, apakah seseorang termasuk teman atau musuh. that's exactly me !" itu dahulu, saat kesombongan masih sering bertandang ke pikiran-pikiranku tanpa ijin, saat hidup masih hanya seputar kesenangan, antusias dan rasa bosan. meskipun sampai sekarang aku harus benar-benar harus mengontrol kesombongan yang masih sering mengetuk hati dengan kuatnya. detik ini, entah mengapa aku kembali diingatkan oleh u...

Pangeran itu ada

Aku masih duduk di dalam angkot yang penuh sesak dengan orang maupun barang disekitar, kakiku terhimpit dua orang yang berada di samping kiri dan depanku , aku meringis sambil mengguman pelan, sengaja untuk memberi kode bahwa kakiku benar-benar sakit saat itu. Mereka mengerti dan menggeser perlahan kaki mereka, namun tetap saja saking penuhnya penghuni angkot ditambah angkot yang masih tidak jalan upaya mereka sia-sia belaka. Ah saat itu rasanya ingin turun saja dan mencegat angkot lainnya, tapi aku tak benar-benar menginginkannya, menunggu lagi angkot yang datang rasanya lebih mengesalkan dibanding kaki yang terhimpit ini.

Sebuah Kabar

Tersiar kabar gemuruh diseberang dimensi   jingga Yang hanya di telingaku terdengar begitu nyata Nyatanya memang ada, bergulung-gulung membuat pusaran Yang hanya dimatakku menjadi angkara

seterusnya Malas . . .

Biasanya rasa malas emang datang tanpa diundang, udah mirip kuntilanak. Tau-tau muncul gitu aja, jangankan dicegah malah kadang sendirinya menikmati kemalasan itu. Nice intro . Aku lagi ga mau bahas tentang kemalasan atau malas atau kawan-kawannya yang ga asik banget itu. Aku mau bahas tentang kamu. Iya kamu. Terutama rasa malasku ke kamu. *                     *                              * Aku ga yakin dengan umur perkenalan kita. Entah sudah tiga atau empat tahun yang lalu kita kenal. Saat aku kelas 2 SMA kalau tak salah. First impression tentang kamu adalah buruk. Kamu perokok, cuek, tak peduli hal disekitarmu dan yang fatal kamu adalah seorang yang tak beragama sama denganku. Aku suka tipikal Badboy . Lebih ada challenge kata orang. Tapi k...

My Horror Experience

Image
Saat membasuh air suci ke wajah dan tangan Terasa hembusan angin agak kasar menyergap Memainkan bulu kuduk yang bersiap berdiri tegak Saat membasuh kepala dan kaki, terjadi lagi Bayangan hitam tak kentara mendekat, meniupkan desis “ jangan macam-macam dirumah orang ” Serem, kenapa aku bikin puisi serem? Nah ada ceritanya. Dan cerita ini emang serem, well bagi aku sih yang setahun ini berubah jadi penakut person (jelek bahasanya).   But, i have a realistic reason for this situation ! surely. Aku ceritain kapan-kapan deh alasannya :)  Puisi diatas, sedikit banyak menggambarkan kejadian waktu itu. Di Rumah Sakit . malem-malem. Lorong gelap. Sendirian. Banyak demit (oke mulai nglantur). Nah kejadiannya pas aku nganter my lovely brother yang lagi sakit. Batuk,pilek, badan panas, rewel gamau makan,muntah-muntah. Finally mama memutuskan untuk ke RS karna kasian sama penderitaan dedekku yan malang ini. Habis buka puasa langsungah cuss ke RS deket taman bungku...