Rencana oh Bencana eh Rencana
“tahukah mengapa Allah menciptakan dua
telinga tetapi hanya satu mulut? Itu agar kamu lebih banyak mendengar dibanding
berbicara”
Ini
hari minggu yang sangat cerah..
Dan
harusnya hari ini menjadi hari yang
sangat kunantikan karena aku akan berlibur ke pantai Sempu dan Pantai
Sendang biru yang kata orang luar biasa awesome
viewnya bersama temen-temenku yang
freak itu . dan pastinya akan menjadi “best travelling” karena aku emang uda
lama kangen sama suasana pantai.
Rencana
ke pantai ini sangat mendadak ! diusulkan oleh teman-teman yang sudah jenuh
dengan kehidupan kampus yang ga lebih dari tiga kata “kuliah-tugas-rapat”, aku
dengan antusiasme tinggi langsung meng-oke-kan rencana ini, sudah terbayang
kala itu suasana cozy-nya pantai dengan pasir putih, dengan beberapa pohon
kelapa yang nyiur melambai, desir angin yang membelai rambut, suara ombak yang
bikin hati berdesir. Aaaaaa
Tapi
rencana memang hanya rencana, Allah lah yang berkehendak. Tiga hari sebelum Perjalanan-yang-kuinginkan mendadak
badanku capek ga ketulungan, sesak nafas sampai malam hari tidak bisa tidur
nyenyak, pusing dan flu. Subhanallah sekali, karena baru kali ini selama
mahasiswa aku sakit yang sedemikian rupa macamnya. Kesimpulanku jelas :
Kecapekan. Ya malam-malam sebelumnya selama 3 hari aku memang tidur larut
karena harus menyelesaikan Karya Tulis dengan deadline yang sangat-sangat
mendadak. Alhasil aku dan teman sekelompokku harus bekerja rodi untuk
menyelesaikannya. Dan semoga dengan kerja keras kami tersebut bisa mendapatkan
Hasil yang Maksimal dan bisa maju tingkat Nasional. Amin J
Aku
tidak langsung pergi ke dokter atau Rs atau segala macam karena kupikir dengan
beristirahat sehari akan sembuh dengan sendirinya. Aku memang cenderung apatis
dengan kesehatanku sendiri, dan alasan klasik karena aku benci minum obat.huek.
Namun
nyatanya aku bahkan tak punya waktu untuk beristirahat barang sejenak, padahal
sudah bolos kuliah 1 hari full. Salah satu temanku yang budhenya seorang dokter memberiku resep obat yang didasarkan atas
keluhanku, aku langsung ke apotek dan membeli obat tersebut, kembali dalam hati
berdoa agar setelah minum obat ini sakitnya bakal hilang. Wes ewes ewes..
SIAL
! bukan sembuh malah suaraku ilang..huwaaaa
Bukan
bukan karena salah obat, tapi sekali lagi karena aku tidak bisa benar-benar
menjaga kesehatan diriku sendiri. Orang sakit yang harusnya makan teratur dan
bergizi eh akunya malah makan sesukaku dan ga teratur. Belum lagi gabisa
memanfaatkan waktu istirahat secara maksimal, aku ini emang orangnya ga betah
stag di suatu tempat tertentu. Ibaratnya “nek
ga obah iku gatel”.
Aku
masih minum obat karena sekali lagi sugestiku bahwa minum obat itu sampai habis
sakitku juga hilang..wuahahha, primitif ya akunya..
Sehari
suaraku hilang rasanya seperti neraka sumpah ! aku yang sehari-hari cerewet, ga
betah kalo ga ngomong. Belum lagi hobyku ngeselin orang dengan mulutku ini
rasanya seperti ada yang hilang. (emang suaraku ilang -_-) diem itu ternyata
sangat sangat sangat ga enak ! sumpah, disaat teman-teman antusias bahas
mengenai liburan besok dan aku hanya diem menyimak dalam hati ngomong ga karuan
rasanya itu sesuatu banget.
Oke,
malamnya kelar revisi Karya Tulis cabutlah aku ke dokter, dengan sekali lagi
visi habis dari dokter dan di diagnosa dan dikasi obat dan diminum obatnya
Sakit yang kurang ajar ini bisa sembuh. Amin.
Menunggu
setengah jam si dokter baru kemudian giliranku, rada sangsi juga sih si dokter
ini ahli engga, baru pertama ke dokter di malang soalnya. Aku biasa pake dokter
pribadi di rumah..hahahha. setelah masuk ternyata dokternya beuh gokil banget,
aku sampai mikir apa jangan-jangan aku salah masuk ke dokter anak ya :O
ternyata emang dokter umum, dokternya bilang aku kudu istirahat full kalo gamau
tambah parah penyakitnya. Tensiku rendah dan berat badanku turun 2 kilo men .
TIDAKKK !
Aku
diberi resep obat spektakuler katanya... (iyalah mahal -_- )
Dan
akhirnya kesimpulannya adalah aku MAU GA MAU : GABISA IKUT TRAVELLING KE SEMPU.
Argggghhhhh
Hancur
sudah bayang-bayang keindahan pantai berpasir putih itu. Hatiku itu Ibaratnya
kaca dipecah orang masih dilempar Bom langsung ditimbun Pasir dan dikasih batu
nisan atasnya (apasih)
Oke
ikhlas mil L
Tapi
aku tetep berdoa semoga temen-temenku yang sedang berlibur hari ini bisa
bersenang-senang seperti yang mereka(dan aku L) idam-idamkan selama ini. Dan definitely
have a safe journey J
Amin.
“Ketika Allah menutup suatu pintu,
yakinlah bahwa Ia sedang menyiapkan jutaan pintu lain untukmu”
![]() |
| Pulau Sempu, salah satu surga di Malang. |
![]() |
| wow batunya gede banget :O |
![]() |
| pulau sempu dari google earth |
![]() |
| pas aku sakit dibikinin bubur sama cintya :) |




Comments
Post a Comment