1st dream come true #1 SOLO

kuceritakan pada kalian sebuah cerita “dreams comes true”, ini bukan kisah cinderella maupun kisah putri salju. Ini ceritaku. Cerita perempuan yang menginjak dewasa yang untuk pertama kali berhasil mewujudkan sebutir mimpinya.
Oya, jangan ceritakan pada siapapun. Duduk dan diamlah ditempatmu, dan jangan menyela selama aku bercerita. kau mengerti?
H-1
AAAAA rasanya ingin terbang saat kuketahui bahwa karya tulis yang kubuat bersama mba.Nabilla dan Cintya dinyatakan lolos menjadi finalis tingkat nasional LKTM MA yang sangat bergengsi itu. Ada rasa tidak percaya,namun harapan bahwa hal itu benar sangatlah kuat, hingga kubuka sendiri blog yang menampilkan pengumuman finalis. Ya Tuhan. Memang benar ada nama Tim kami terpampang dengan urutan nomer satu. Subhanallah, Alhamdulillah Gusti Pangeran.
Persiapan presentasi bukan lagi hal main-main untuk kami, meski masih saja berat tidur dibanding membaca-baca materi.semaksimal mungkin kami membuat presentasi menjadi hal yang sangat keren nantinya, meski saat itu pikiranku juga bercabang pada UAS yang berbarengan dengan acara LKTM MA yang diselenggarakan di solo ini. Bukan menjadi masalah untuk tidak memikirkan UAS toh kami ada surat tugas yang bisa menjadi kunci untuk ikut UAS susulan. Namun saat H-1 keberangkatan, surat ijin yang seharusnya diberikan ke bagian absensi untuk ijin sementara belum ditandatangani oleh bu Luki karena beliau yang entah pergi kemana..Argggggghh. toh karena antusiasme kami ke solo, yasudahlah everythings gonna be ok .
Hari keberangkatan menjadi moment antusiasme yang besar bagiku. Ini kali pertama aku maju lomba tingkat Nasional. Bangga tentu, banyak orang lain yang mungkin lebih mampu dibanding aku, tapi aku yang diberi kesempatan itu, karenanya tak mungkin kusia-siakan kesempatan yang ada.
Jam 9 malam kami berangkat naik Travel dari malang menuju Solo. Dua tim dari FH UB yakni timku dan tim dudu(sumpah lucu banget namanya.hahaha). selama di Travel aku tidur karena antusiasme yang tinggi dari pagi membuatku capek, belum lagi paginya aku sempat mengikuti satu matkul UAS yang benar-benar menguras pikiran.sampai caruban kami dibangunkan untuk makan malam yang benar-benar sangat malam. Saat ngobrol-ngobrol aku baru tahu kalau tadi travel kami sempat nyasar beberapa kali. “lebih dari tiga kali kayaknya” kata tim dudu. Ah aku mah ga peduli, yang penting sampe tujuan dengan selamat.
Sampai di solo sekitar pukul 4 pagi, dijemput oleh LO tim kami namanya Hani. Setelah naroh barang di ruang transit (sebenarnya ruang kuliah) kami sholat subuh di mushala FH UNS. Udara pagi yang begitu sejuk dan matahari yang belum muncul membuat kami ingin berjalan-jalan saat itu, di temani dua LO kami berjalan mengintari kampus UNS yang sangat luas dan rindang dengan jalan naik turun serasa di pedesaan.haha
jam 9 kami baru diantar di hotel kami. Hotel Amarelo, pas pertama kali liat udah kebayang sih pasti nyaman banget kamarnya. Aku dan mba nabilla kompak untuk langsung Bocan alias Bobo cantik sesampainya di kamar. Tapi rencana kami gatot karena pihak panitia berkata bahwa tim kami untuk sementara harus berbarengan satu kamar dengan tim dudu. Omegot, ga mungkin kan kita mau bocan dengan dua cowok ada dikamar -_-. Mau ga mau dengan berat hati kami berbagi kamar. Dan emang bener sampai di kamar tuh rasanya pengen bocan saat itu juga. Liat kasurnya yang aih empuk bukan main, selimut super nyaman, beuh betah kali kalo seharian disuruh dikamar.ahahaha
jam dua kami cabut dari hotel untuk opening ceremony yang sebenernya males ikutan. Dan ternyata juga acaranya gitu-gitu doang, maksudku ya udah bisa ditebak ngapain aja. Tapi ya sebagai tamu yang baik kami berusaha mengikuti acara ini semampunya, padahal mata udah lima watt pengen ngerasain bantal hotel.zzzzz
dilanjutkan acara technical meeting yang dengan ngantuk-ngantuk akhirnya aku yang mewakilinya (karna gue ketua tim  woy). Pengennya cuss balik hotel eh TechMeet yang kupikir sebentar itu malah jadi ajang berdebat yang alot antara panitia dan manusia-manusia pendebat #eh padahal diawal sudah dikatakan bahwa ini agenda ini bukan ajang tawar menawar, eh masih aja cabenya ditawar (lho).

Balik kehotel bakal jadi titik darah penghabisan karena ini malam terakhir (eaaaa) tim kami latian sebelum presentasi besok. Aku sudah membayangkan akan tidur yah sekitar jam 2-3  lah.. tapi ga masalah, pokoknya aku bertekad berusaha semaksimal mungkin, tak peduli kantuk ataupun negara api menyerang. Eh belum jam 11 udah pada molor semua orangnya..ZZzzzzzz (-_-“)

to be continued...

Finalis mamen :D

Welcome :)

a cozy hotel 

techmeet


hayoo UB mana?

Comments

Popular posts from this blog

Grow Old With You - Adam Sandler

Sycamore Tree

My Criminology Law's Lecture