filosofi bungkus kopi
Aku
baru saja merobek bungkus kopi dengan sedikit tenaga dari gigiku. Setelah terbuka
bungkus kopi ini aku baru sadar bahwa di sisi lain bungkus itu terdapat sobekan
kecil dengan kalimat “buka di sini” disebelahnya. Aku sedikit merutuki diriku
kenapa tidak melihat tulisan itu sehingga dengan mudah merobek bungkus kopi bukan
malah membuka sekenanya dengan gigi yang pasti lebih membutuhkan energi lebih.
Hidup
adalah pilihan, ada hal-hal yang sebenarnya sudah terintruksi dengan baik untuk
kita jalani seperti intruksi dalam bungkus kopi maupun bungkus-bungkus lainnya
yang kita tinggal mengikuti intruksinya untuk mendapat hal yang kita inginkan
secara mudah. Namun, terkadang intruksi yang sedemikian jelasnya pun masih
tidak kita sadari keberadaannya, sehingga kita memilih jalan lain yang lebih
sulit dan lebih terjal dalam mencapai apa yang kita inginkan. Tapi hal tersebut
bukanlah hal yang buruk.
Hidup
adalah pilihan, ikut atau tidak intruksi itu, sadar atau tidak intruksi itu,
asalkan kita mempunyai tujuan yang pasti terhadap sesuatu yang diinginkan,
pasti akan terwujud. Dengan catatan bahwa ada Action ! malah terkadang akan
lebih menarik ketika tak mengindahkan intruksi dalam mencapai keinginan kita,
seperti saya yang menggunakan gigi untuk merobek bungkus kopi. Toh menggunakan
cara apapun tetap akan robek bungkus itu, karena saya menghendaki robeknya
bungkus itu.
Sekali
lagi hidup adalah pilihan. Keinginan adalah suatu jalan untuk menjadikan seseorang menghargai suatu
usaha. Merobek menggunakan gigi atau mengikuti intruksi “buka di sini” adalah
pilihan yang akan kalian tempuh sebagai bagian dari usaha. Usaha usaha dan
usaha, itu yang kalian butuhkan untuk menggapai sebuah bintang dilangit, dengan
butiran doa dalam setiap usahanya.
![]() |
| Filosofi bungkus kopi.haha |

great thought!
ReplyDelete