Posts

Showing posts from 2013

behind the scene LOMBOK !!!

Wuuuuaaaaa.... Hari Jum’at pas perjalanan balik dari malang ke surabaya saking kangennya sama mama karena udah sebulan kagak balik, aku dikejutkan dengan sms dari Tance, manusia teralay dimuka bumi ini. Isi sms nya singkat banget : Mil, buruan ngurus proposal ke dekanat Dapet sms begituan yang ada aku garuk-garuk kepala di bis, apa coba maksud ini bocah. Pas dikonfirmasi ternyata baru ngeh kalo aku dan dia lolos lombay esai yang diadakan oleh Bem Universitas Mataram, Lombok. Woow. Sumpah rasanya saat itu aku pengen teriak di bis saking senengnya, tapi ya aku tau etika lah sebagai calon penegak hukum masa depan yang berintegritas #eeeaaaa hahahaha.  Jadi sepanjang jalan aku cuman senyam-senyum bayangin bakal ke Lombok as soon as possible !. Lombok men,pulau dengan sejuta pantai mempesonanya yang masih perawan ! wuih...  it’s just look like a dream. A dream come true. Tapi , Kalo kata siapa-gatau-lupa, kenyataan memang tak seindah yang dibayangkan. Kepergian aku dan ...

sekilas nyindir tapi sumpah enggak !

Image
awal-awal menjadi maba dahulu, seseorang pernah menasehatiku  "hati-hati, dalam dunia kampus teman dekat bisa menjadi musuh dekatmu dek" http://jasharawan.com/wfof/drew.jpg                              aku tersenyum kala itu, mbak ini ngomong apasih. pikirku kalo teman ya teman, musuh ya musuh. mereka sesuatu hal yang berbeda. jauh. dan sombongku saat itu "aku tau cara berteman yang baik, apakah seseorang termasuk teman atau musuh. that's exactly me !" itu dahulu, saat kesombongan masih sering bertandang ke pikiran-pikiranku tanpa ijin, saat hidup masih hanya seputar kesenangan, antusias dan rasa bosan. meskipun sampai sekarang aku harus benar-benar harus mengontrol kesombongan yang masih sering mengetuk hati dengan kuatnya. detik ini, entah mengapa aku kembali diingatkan oleh u...

kadang, ...

Kadang, aku merasa harus melangkah pergi Entah dekat, jauh atau malah sejauh - jauhnya Sebentar, lama atau malah selama - lamanya Ke kanan, ke kiri atau malah mengikuti arus yang ada Agar mataku terbuka lebar, agar pikiranku mengembang Agar telingaku lebih peka menangkap bisikan dunia , agar tanganku cepat menangkap kesempatan yang mendekat Bagaimana bisa, hanya pikiranku yang sering berkelana mencari surga Sedangkan, raga ini  diam berdiri, duduk, terlentang dalam dimensi yang sama Aku memang harus melangkah Sekarang juga, detik ini pula Meniti desir angin yang melambai - lambai menyiak pasir

si bodoh tak tahu malu

ada perasaan sesak ketika mengingat hal yang benar-benar tidak kulakukan dahulu perasaan itu menyusup perlahan dengan goresan yang teramat tajam mengiris dan menusuk tanpa kentara, tanpa aba-aba "mengapa tidak kau lakukan dahulu? bodoh !" sudah kubalut luka ini untuk sementara, berharap waktu tak ingatkan lagi tentang ingatan dahulu "aku memang bodoh, dahulu !" kumohon jangan lanjutkan lagi basa-basi ingatan dahulu, lupakan lupakan lupakan ! inginku fokus pada hari ini dan masa mendatang, tak mau lagi berkaca pada lubang hitam yang dulu pernah kusinggahi jangan bawa aku lagi kesana, aku muak ! "bodoh ! masa depan apa yang kau harapkan? heh?" ... sekalipun bukan biru langit dan hijau gunung yang dilihat mata masa depan setidaknya aku punya harapan, aku punya keyakinan panggil aku sibodoh tak tahu malu Malang, 02 desember 2013 menunggu perikatan

Pangeran itu ada

Aku masih duduk di dalam angkot yang penuh sesak dengan orang maupun barang disekitar, kakiku terhimpit dua orang yang berada di samping kiri dan depanku , aku meringis sambil mengguman pelan, sengaja untuk memberi kode bahwa kakiku benar-benar sakit saat itu. Mereka mengerti dan menggeser perlahan kaki mereka, namun tetap saja saking penuhnya penghuni angkot ditambah angkot yang masih tidak jalan upaya mereka sia-sia belaka. Ah saat itu rasanya ingin turun saja dan mencegat angkot lainnya, tapi aku tak benar-benar menginginkannya, menunggu lagi angkot yang datang rasanya lebih mengesalkan dibanding kaki yang terhimpit ini.

hey kamu,

Hey kamu, hatiku deg-degan saat aku melihatmu !

Terimakasih Semesta

Hai blog kece ku.. Maaf teramat sangat karena telah menelantarkanmu selama berminggu-minggu, alasannya masih klasik : sibuk. Tentu saja sibuk kuliah mengingat minggu ini adalah minggu pertama kuliah di semester 3 dan merupakan moment bagiku, pelajar khususnya sedang menikmati gejolak semangat yang menggebu-gebu persis dengan tahun-tahun sebelumnya diawal sekolah. Dan untuk minggu-minggu kemaren aku disibukkan dengan liburan boring dirumah yang agenda utamanya adalah bermalas-malasan sehingga untuk menulispun masuk dalam daftar malas, kecuali untuk menulis tweet atau status di fesbuk.hehe

Sebuah Kabar

Tersiar kabar gemuruh diseberang dimensi   jingga Yang hanya di telingaku terdengar begitu nyata Nyatanya memang ada, bergulung-gulung membuat pusaran Yang hanya dimatakku menjadi angkara

Fans nomer satu Matahari

Image
Some people think i’m crazy, but you say it’s okay Who wants to be ordinary in a crazy, mixed up world? I don’t care what there are saying as long as i’m your friend They... they just read me wrong ! Aku menyukai kebiasaan baruku. Menunggu matahari merekah di selimut awannya dan memancarkan energi hangatnya di bumi, dan berbaring persis dibawahnya untuk menyerap segala kehangatan abadiah dan mengeluarkan segala energi buruk yang tersimpan di tubuhku. Sebenernya, aku sama sekali tak tahu benar tentang energi matahari, semua hanyalah teori menurutku saja. Yang benar adalah kenyataan bahwa setelah berjemur di bawah sinar hangat matahari aku merasa menjadi   sesuatu hal yang baru, aku seakan menjadi manusia baru. The new me ! dan hal tersebut benar-benar memberikan energi positif yang mengalir ke tubuh hingga membuat efek bahagia di diriku. Simple, mungkin tidak. Menjadi sesuatu yang baru adalah hal yang menakjubkan, sungguh ketika berbaring dibawah sinar mataha...